Iwan Fals dan Sepeda Motor TVS
Akhirnya Iwan Fals bersedia juga menjadi model iklan, setelah bertahun-tahun
mempertahankan idealismenya. Iklan tersebut adalah iklan sepeda motor asal
India dengan merk TVS, yang sejak tahun 2005 membangun pabrik perakitan di
Indonesia. Dapat dipastikan Iwan Fals mendapatkan honor yang sangat tinggi.
Berhasilkah iklan tersebut ?
Sosok Iwan Fals mendominasi hampir sepanjang durasi iklan. Iklan ini cukup
berhasil memperkenalkan sepeda motor TVS ke pemirsa TV. Tapi apakah iklan
tersebut berhasil mendongkrak penjualan TVS ?
Jawabnya : belum tentu. Buktinya dominasi Honda, Yamaha, dan Suzuki di semua
kelas sama sekali tidak tergeser oleh TVS.
Menurut saya, kekurangan dari iklan tersebut adalah bahwa dia tidak menunjukkan
benefit atau keunggulan TVS. Maka dari iklan tersebut masyarakat hanya tahu
ada sepeda motor merk TVS, sebagai ‘just another motorcycle’.
Bandingkan dengan iklan sepeda motor dari merk pendatang baru juga, yaitu
Bajaj, yang kebetulan juga dari India. Bajaj dengan detail memperlihatkan
bagian-bagian unik dari Pulsar, salah satu model dari Bajaj.
Pulsar yang bermain di kelas sport murah (harga di bawah 17 jutaan) menjadi
ancaman serius bagi Suzuki Thunder, yang semula sangat mendominasi kelas
tersebut.
Pelajaran apa yang bisa diambil dari kasus di atas ?
Sekarang yang namanya konsumen itu sudah semakin pintar. Hanya dengan
menunjukkan eksistensi Anda saja, tidak akan membuat mereka berpaling.
Mereka butuh benefit, benefit, benefit. Mereka beli sebuah produk karena
mereka menginginkan nilai lebih yang ada di produk tersebut.
Begitulah kira-kira . . . (yah gua udah kaya Hermawan Kartajaya aja ya ?)
Related posts :
