Mudik Dengan Sepeda Motor, Siapa Takut ?

Setiap kali menjelang lebaran, jutaan sepeda motor memenuhi jalan raya untuk mudik ke kampung halaman masing-masing. Dan setiap tahun jumlahnya selalu meningkat. Sayangnya masih banyak pemudik yang masih kurang memperhatikan faktor-faktor keselamatan (safety), sehingga tingkat kecelakaan pada saat musim mudik selalu tinggi.

Jika lebaran tahun ini (1430H) Anda berencana untuk mudik menggunakan sepeda motor, saya punya beberapa saran untuk Anda :

Ban luar
Pastikan ban luar sepeda motor Anda tidak gundul, karena ban yang telah gundul (permukaannya sudah halus karena pattern-nya sudah habis) bisa menjadi licin dan sulit untuk dikendalikan.

Rem
Pastikan rem Anda berfungsi dengan baik. Cek kondisi breakshoe (sepatu rem), apakah masih tebal atau sudah tipis. Ada baiknya sebelum berangkat Anda ganti terlebih dahulu breakshoe Anda dengan yang baru.

Jika motor Anda menggunakan rem cakram (diskbrake), pastikan volume oli rem tidak kurang. Jika diskbrake Anda tidak pakem karena ‘masuk angin’, mintalah bantuan bengkel untuk mengeluarkan angin yang terjebak dalam oli rem.

Rantai dan roda gigi
Cek ketegangan rantai. Rantai tidak boleh terlalu kencang atau terlalu kendor. Pastikan rantai mendapat pelumasan yang cukup.

Periksa juga roda gigi (sprocket) baik depan maupun belakang, jika sudah aus ganti dengan yang baru.

Elektrik
Periksa kondisi lampu depan, lampu rem, dan lampu sign. Periksa juga fungsi klakson (horn). Pastikan semua berfungsi dengan baik.

Oli mesin
Periksa volume oli mesin, jangan sampai kurang. Kalau perlu ganti dengan yang baru.

Hidupkan mesin dan buka penutup (cover) kepala silinder, pastikan oli mengalir keluar. Oli yang tidak mengalir ke kepala silinder, dapat mengakibatkan seher (piston) macet, hal ini sangat berbahaya jika terjadi pada saat Anda di jalan raya.

Helm
Pakailah helm yang full face, baik untuk pengemudi maupun pembonceng. Gunakan kaca yang bersih dan terang. Pastikan helm dapat Anda pakai dengan nyaman. Harga memang tidak bisa bohong, helm yang murahan seringkali kurang nyaman saat dipakai.

Dokumen dan duit
Periksa dompet Anda, pastikan STNK, SIM, dan KTP Anda sudah ada di dalamnya. Dan yang paling penting, jangan lupa bawa duit.

Jangan bawa balita
Jangan bawa balita pada saat mudik dengan sepeda motor. Jika Anda punya balita dan ingin membawanya mudik, naiklah bis umum atau kereta eksekutif. Jangan berjudi dengan keselamatan balita Anda.

 

Yang terakhir, jangan kebut-kebutan. Kendarai sepeda motor Anda dengan kecepatan yang wajar. Jika tiba-tiba ada seekor kambing menyeberang tepat di depan jalur Anda, pastikan Anda mampu menguasai sepeda motor Anda.

Semoga selamat sampai di tujuan, dan selamat Hari Raya Idul Fitri 1430H. Mohon maaf lahir dan batin.

Related posts :

  1. Iwan Fals dan Sepeda Motor TVS

Incoming search terms for the article:

mudik dengan sepeda motor | mudik sepeda motor | rem cakram sepeda motor macet | mudik motor | rem cakram motor masuk angin | rem cakram motor macet | mudik motor bawa balita | mudik lebaran motor menggunakan kereta | MUDIK JANGAN SEPEDA MOTOR | mudik dengan motor | lampu rem cakram motor macet | cek motor untuk mudik | cek motor saat mudik | cek kondisi sepeda motor sebelum mudik |

One Comment

  1. deteksi says:

    saya juga mudik dengan sepeda motor..

Anda boleh berkomentar di sini. 100% gratis.